Universitas Muhammadiyah Sukabumi Berikan Beasiswa Puluhan Miliar Rupiah.
Sukabumi, Fokus Tajam || Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) tahun akademik 2025 menggelar penerimaan Mahasiswa Baru dan Masa Ta’aruf dan Keakraban (Mastaka) di kampus UMMI, Senin (15/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
“Anda adalah generasi harapan yang akan bertumbuh di rumah keilmuan, spiritualitas, dan sosial. Mari kita satukan potensi, tingkatkan prestasi di segala bidang, dan harumkan reputasi UMMI sebagai kampus unggul berlandaskan nilai-nilai Islami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor UMMI menyampaikan komitmen besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan bangsa melalui berbagai program unggulan.
Sebagai wujud nyata dari komitmennya, UMMI memberikan total beasiswa senilai Rp 20 miliar. Beasiswa ini tidak termasuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dirancang untuk menjangkau beragam kalangan masyarakat.
“Jenis-jenis beasiswa yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari Beasiswa Hafidz Qur’an, Beasiswa Pengurus OSIS, Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, hingga Beasiswa Atlet. Selain itu, ada juga beasiswa khusus untuk Kader Muhammadiyah dan Pengurus Ortom seperti Hizbul Wathan (HW), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Tapak Suci. UMMI juga menawarkan Beasiswa Alumni SMA/SMK/MA Muhammadiyah dan Beasiswa Bupati Generasi Mencrang,” jelasnya.
Masih kata Rektor UMMI, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, UMMI memperkenalkan beasiswa tematik, seperti Beasiswa Pejuang Pangan, Beasiswa Insan Pendidik Hayat, Beasiswa Relawan Lingkungan, Beasiswa Teknologi Semesta, Beasiswa Pejuang Bahasa Indonesia, Beasiswa Relawan Pajak, dan Beasiswa Pejuang Guru Inovatif Menuju Anak Cerdas.
“Semua program ini menunjukkan keseriusan UMMI dalam menciptakan layanan pendidikan berkualitas,” tandasnya.
Selain pemberian beasiswa, UMMI juga fokus pada peningkatan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan program pemenuhan kualifikasi akademik S1 bagi para guru.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajar demi menciptakan lulusan yang berdaya saing,” pungkasnya.
Purwanto

