Uncategorized

Terluka dan Tertangkap: Pelaku dan Korban Penganiayaan Ojol Di Sukabumi Bertemu di Satu RS,

Sukabumi || Fokus Tajam.com

Seorang driver ojek online (ojol) bernama Hilman (30) menjadi korban penganiayaan oleh penumpang di Kampung Kertaraharja, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (24/11/2025) sekira pukul 02.00 WIB.

Korban mengungkapkan bahwa awalnya pelaku meminta diantarkan ke daerah Pangleseran secara offline dari Selabintana, dengan tarif Rp 35 ribu. Namun, di tengah perjalanan, pelaku meminta berbelok ke sebuah tempat untuk mencari mobil travel milik temannya.

Kecurigaan Hilman mulai timbul, dan ia tiba-tiba dijatuhkan ke sisi kiri jalan. Pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan menyerangnya. Hilman sempat melakukan perlawanan, namun kalah karena pelaku bersenjata tajam dan memiliki postur tubuh yang lebih besar.

Setelah melumpuhkan korban, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat Street milik Hilman. Korban pun tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah dan mengalami luka serius berupa lima luka tusuk yang tersebar di bagian kaki, tangan, dan dada.

Warga sekitar lokasi kejadian segera menolong Hilman dan mengevakuasinya ke RSUD Al Mulk untuk penanganan medis. Sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang tertinggal di lokasi, langsung diserahkan kepada polisi.

Tak lama berselang, kepolisian berhasil menangkap pelaku berinisial AD (28). Pelaku kini juga sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama dengan korban, sebuah kejadian yang sangat dramatis dan tidak terduga.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, IPTU Hartono, menyatakan bahwa pelaku masih dalam perawatan medis dan akan segera diperiksa lebih lanjut. “Pelaku sudah diamankan, namun masih perawatan medis. Kami akan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” kata Hartono.

Sementara itu, keluarga korban masih dalam keadaan shock dan berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya. “Kami hanya ingin keadilan untuk anak kami. Semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” kata keluarga korban.

Ahmad sopyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *