Uncategorized

Diduga Manipulasi Panjang Pekerjaan — RAB Tidak Jelas, CV Sempur Jaya Utama Menuai Sorotan

Purwakarta, Fokus Tajam || Pekerjaan rehabilitasi drainase perkotaan Paket 4 di Kelurahan Munjul Jaya yang dikerjakan CV Sempur Jaya Utama diduga menimbulkan praktik manipulasi panjang pekerjaan karena Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tidak mencantumkan secara gamblang panjang saluran yang akan diperbaiki.Sabtu,(03/2025).

Miris Proyek dengan No. SPK KONTRAK 78./SPK.SDA.PL-DPUTR/IX-2025 tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp149.073.300 (seratus empat puluh sembilan juta tujuh puluh tiga ribu tiga ratus rupiah). Lokasi pekerjaan berada di wilayah Perum BJI perbatasan RT 38, Kelurahan Munjul Jaya.

Warga dan sejumlah pengamat tata ruang setempat mempertanyakan ketelitian perencanaan teknis proyek. Menurut keterangan satu mandor yang ditemui awak media, panjang perbaikan “sekitar 57 meter di sebelah kanan” — namun menurut mandor itu bisa berubah dan tidak ada penetapan pasti pada dokumen RAB. Kondisi ini dinilai membuka celah potensial untuk manipulasi pengukuran dan volume pekerjaan sehingga berisiko menguntungkan pihak pemborong.

Ketua salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Purwakarta menyatakan prihatin.

“Sebuah proyek yang bersumber dari APBD harusnya memiliki perhitungan teknis yang jelas — panjang, kedalaman, jenis material, dan spesifikasi pekerjaan. Jika tidak, dikhawatirkan ada keuntungan pribadi atau pemotongan pekerjaan,” ujar ketua ormas tersebut.

Lebih menambah kecurigaan, pemantauan lapangan oleh tim media menemukan pengawasan dari pihak DPUTR tidak tampak hadir. Kepala Bidang SDA yang disebut-sebut membidangi proyek ini, Rahmat Amin, belum memberikan klarifikasi. Saat upaya konfirmasi ke instansi terkait dilakukan, awak media mengaku kesulitan menghubungi pejabat yang menangani hingga berita ini diluncurkan.

Sisi kontraktor juga mendapat sorotan. CV Sempur Jaya Utama, yang menurut data terdaftar dimiliki oleh Heri, diminta menunjukan kelengkapan teknis, termasuk RAB terperinci, gambar kerja, dan bukti ukur lapangan (as-built). Hingga laporan ini dirilis, pihak pemborong belum memberikan penjelasan publik.

Temuan & Kerawanan

RAB tidak mencantumkan panjang pasti pekerjaan/volume yang akan diperbaiki.

Potensi perbedaan pengukuran antara yang tercantum di dokumen (jika ada) dan realisasi di lapangan.

Tidak terlihatnya pengawasan DPUTR di lokasi, berpotensi melemahkan kontrol mutu dan administrasi.

Tuntutan dan Rekomendasi

  1. Segera panggil pihak pemborong (CV Sempur Jaya Utama) untuk memberikan klarifikasi dan menyerahkan dokumen teknis proyek (RAB terperinci, gambar kerja, daftar tenaga kerja, laporan progress).
  2. Minta DPUTR (Bidang SDA) membuka dokumen kontrak dan pengawasan serta menjelaskan mekanisme pengukuran dan pembayaran.
  3. Audit lapangan independen atau pemeriksaan oleh inspektorat daerah jika ditemukan indikasi penyimpangan.
  4. Untuk transparansi, dokumen RAB dan berita acara pengukuran sebaiknya dipublikasikan agar tidak menimbulkan kecurigaan bagi pihak tertentu.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *